简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat ford foundation

"ford foundation" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • He was president of the Ford Foundation from 1966 through 1979.
    Ia menjadi presiden Ford Foundation dari 1966 sampai 1979.
  • The Narrative Report – Konsil LSM Indonesia & The Ford Foundation 2014 One of the key…
    OMP Final Report – Konsil LSM Indonesia revisi 09.07.2013
  • He has been the recipient of research grants from the Carnegie Corporation, Ford Foundation, and Rockefeller Foundation.
    Ia pernah menerima hibah penelitian dari Carnegie Corporation, Ford Foundation, dan Rockefeller Foundation.
  • This project is supported by the Ford Foundation, USAID, and UN HABITAT and developed in collaboration with Pemkot Surakarta.
    All contents are the responsibility of Yayasan Kota Kita Surakarta.
  • In 1957, the first U.S. conference was held on St. Simons Island, Georgia, with $30,000 from the Ford Foundation.
    Pada 1957, konferensi pertama di Amerika Serikat diadakan di St. Simons Island, Georgia dengan bantuan dana $30.000 dari Ford Foundation.
  • IALA also received support from such prestigious groups as the Carnegie Corporation, the Ford Foundation, the Research Corporation, and the Rockefeller Foundation.
    IALA juga memperoleh dukungan dari beberapa kelompok bergengsi seperti Carnegie Corporation, Ford Foundation, Research Corporation, dan Rockefeller Foundation.
  • After getting out of the prison, Ford Foundation, the sponsor of his scholarship, still granted him the opportunity to pursue his master's degree.
    Setelah keluar dari penjara, Ford Foundation yang menjadi sponsor beasiswanya, masih memberikan kesempatan kepada Sjahrir untuk mengenyam pendidikan S2-nya.
  • Later, Elisabeth Lyons, an art historian on the staff of the Ford Foundation, sent sherds from Ban Chiang to the University of Pennsylvania for dating.
    Kemudian, Elisabeth Lyons, seorang sejarawan seni di Ford Foundation, mengirim pecahan tersebut dari Ban Chiang ke Universitas Pennsylvania untuk penanggalan.
  • He received a Ford Foundation grant, enabling him to complete his undergraduate studies in economics at Macalester College in St. Paul, Minnesota, United States, in 1961.
    Ia memperoleh beasiswa Ford Foundation yang menolongnya menyelesaikan studinya di Macalester College di St. Paul Minnesota, Amerika Serikat pada tahun 1961.
  • Funds were gradually raised and the school moved to a new campus in Kau Pui Lung, built with the support of the Ford Foundation, in 1956.
    Dana secara bertahap terkumpul dan sekolah pindah ke kampus baru di Kau Pui Lung, dibangun dengan dukungan dari Ford Foundation, pada tahun 1956.
  • Critics cite the financial involvement of the Ford Foundation as the turning point when such clinics began to change from giving practical experience to engaging in advocacy.
    Kritik juga menyatakan bahwa keterlibatan finansial lembaga ini merupakan titik balik ketika klinik-klinik tersebut mulai berubah pandangan dari memberikan pengalaman praktik kepada keterlibatan dalam advokasi.
  • Competitiveness Improvement Programme Seaweed (REACTS Project) in South Sulawesi, Southeast Sulawesi, Central Sulawesi, and Kaltara, in collaboration with MICRA and funded by the Ford Foundation in 2014-2017
    Program Peningkatan Daya Saing Rumput Laut (REACTS Project) di Sulsel, Sultra, Sulteng, dan Kaltara, berkerjasama dengan MICRA dan di danai oleh Ford Foundation tahun 2014-2017
  • Navis wrote into his old age, producing Soulmates, published by Grasindo, Jakarta in cooperation Foundation Adikarya IKAPI and The Ford Foundation, at 75 years of age.
    Buku terakhirnya, berjudul Jodoh, diterbitkan oleh Grasindo, Jakarta atas kerjasama Yayasan Adikarya Ikapi dan The Ford Foundation, sebagai kado ulang tahun pada saat usianya genap 75 tahun.
  • Dani Rodrik (born August 14, 1957) is a Turkish economist and Ford Foundation Professor of International Political Economy at the John F. Kennedy School of Government at Harvard University.
    Dani Rodrik (lahir 14 Agustus 1957) adalah ekonom Turki dan Dosen Ekonomi Politik Internasional Ford Foundation di John F. Kennedy School of Government, Universitas Harvard.
  • The Jakarta Lab is primarily financially supported by the Ford Foundation. We also have a wide array of individual project funders and partners. Check out our project pages to learn more.
    Dukungan finansial utama Lab Jakarta berasal dari Ford Foundation. Kami juga memiliki beragam penyandang dana dan mitra untuk setiap proyek. Silakan kunjungi laman proyek kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
  • Completed in 1968 by the firm of Roche-Dinkeloo, the Ford Foundation Building in New York City was the first large-scale architectural building in the country to devote a substantial portion of its space to horticultural pursuits.
    Dirancang pada tahun 1967 oleh firma Roche-Dinkeloo, bangunan Ford Foundation merupakan bangunan arsitektural skala besar pertama di Amerika Serikat yang mengabdikan sebagian besar ruangannya untuk pengembangan hortikultura.
  • This website and guidebook were produced with financial assistance from the Ford Foundation. The views expressed are entirely those of the authors and can in no way be taken to reflect the views of the funders.
    Website dan buku panduan ini telah dihasilkan dengan dukungan pendanaan dari Ford Foundation. Berbagai pandangan yang diekspresikan sepenuhnya merupakan pandangan para pengarang dan sama sekali tidak mencerminkan pandangan pihak-pihak penyantun dana.
  • With the support from Ford Foundation, PLUS and Yayasan Rumah Energi launched the PRO-WOMEN program as a form of our commitment to help realize the dreams of women entrepreneurs, while building a sustainable business climate in Lombok, West Nusa Tenggara.
    Melalui dukungan dari Ford Foundation, Platform Usaha Sosial (PLUS) dan Yayasan Rumah Energi (YRE) meluncurkan program PRO-WOMEN sebagai bentuk komitmen kami untuk membantu mewujudkan mimpi wirausaha perempuan, sekaligus membangun iklim usaha di Lombok yang berkelanjutan.
  • In 2007, Nicolas Guilhot (a senior research associate of CNRS) wrote in Critical Sociology that the Open Society Foundations serve to perpetuate institutions that reinforce the existing social order, as the Ford Foundation and Rockefeller Foundation have done before them.
    Pada tahun 2007, Nicolas Guilhot (peneliti senior dari French National Centre for Scientific Research) menulis dalam Critical Sociology bahwa OSF berperan mengabadikan institusi yang memperkuat tatanan sosial yang ada, seperti yang telah dilakukan yayasan-yayasan terdahulu Ford Foundation dan Rockefeller Foundation.